Cara Mengatasi Masalah Rantai Kendor buat Driver Ojol

By | 12 November 2019

Driver ojek onlone (grabbike gojek/gorride) – Rantai merupakan komponen sepeda motor untuk menghubungkan tenaga putaran mesin ke roda belakang sehingga bisa berjalan, fungsinya sangat penting sekali namun sebagian besar dari pengendara sering teledor akan elemen yang satu ini. Maka tidak heran jika Rantai motor sering atau cepat kendor.

Rantai Kendor biasanya memberikan efek domino (mengular) hingga ke komponen lainya yang terdekat yaitu Gear bakalan cepat Aus karena semakin kendor maka gesekannya akan semakin banyak apalagi pas di tikungan atau jalanan yang tidak rata. Selain itu Rantai kendor akan menimbulkan suara berisik karena saling bergesekan. Bahkan banyak kasus terjadi ban belakang terkunci karena terikat oleh rantai yang kusut saat rantai kendor tersebut terlepas dari gear. Dan bisa terbayang akibatnya pengendara bisa panik bahkan kecelakaan fatal.

Rantai itu akan kendor secara otomatis pada 1.000 km lebih tapi itu relatif, tergantung pemakaian,  banyak mekanik yang menyarankan untuk mengecek dan menyetel ulang rantai pada interval seribu kilometer (ada juga yang menyarankan 500 km). Tetapi , buat yang sering mengalami kekendoran rantai yang sangat sering / cepat kurang dari 1000 km, beberapa hal dibawah ini yang perlu diwaspadai dan diperbaiki.

Penyebab Rantai Cepat Kendor

Proses Pengencangan Tidak Benar.

Bisa jadi karena proses pengencangannya tidak benar menyebabkan rantai motor menjadi lebih cepat kendor. Ketika dikencangkan, pastikan jarak kiri kanan arm adalah sama, kalau beda bisa mengakibatkan gear depan dan belakang tidak sejajar yang jadinya menyebabkan  gesekan rantai dengan gear.

Setelah itu, atur kerenggangan dan kekencangan yang pas sesuai instruksi pabrikan, karena kalau terlalu kencang pasti akan berat ketika dipakai hingga kecepatan tinggi hingga rantai menjadi tegang. Setelah di pasang, Pastikan baut benar-benar kencang dan penyangga yang sering dililitkan arm terikat dengan pas, karena itu fungsinya lumayan untuk membantu tetap pada posisinya.

Karena Rantai Kering.

Pelumas fungsinya adalah untuk meminimalisir gesekan, ketika gesekan sangat pelan maka daya untuk saling tarik-menarik antar rantai menjadi kecil sehingga licin, dan mudah berputar hingga beban-nya hanya sedikit, itu fungsi Oli Rantai. Kalau rantainya kering, gesekan besar, tarikan beban besar dan alhasil cepat kendor. Penyebab utama yang menyebabkan rantai cepat kendor adalah rantai kekeringan pelumas.

Memang melumasi oli sering membuat velg dan sekitar kita menjadi  kotor karena terkena cipratan oli, solusinya dibersihkan dulu debu-debu yang menempel di rantai setelah itu baru deh di lumas,  karena yang mengotori rantai bukan oli, melainkan debu yang bercampur oli, kalau oli biasanya encer dan mudah untuk di lap (dibersihkan) beda ceritanya kalau sudah tercampur debu.

Gaya berkendara, dengan Akselerasi Stop and Go

Perilaku pengendara menjadi pemicu rantai kendor, kalau dijalan kita sering tarik ulur gas, akselerasi terus menerus secara mendadak, stop and go pasti rantai motor akan menarik gear dengan kekuatan besar yang dampaknya akan membuat baut longgar dan mulai bergeser sedikit demi sedikit dari tempatnya.

Beban Muatan yang Berlebihan.

Selain faktor teknis, Rantai yang kendor juga bisa disebabkan karena penggunaan, selain jarak tempuh yang cukup mempengaruhi Beban Muatan, Cukup wajar kalau rantai cepat kendor. Jika sering kali dipakai untuk berboncengan terus menerus  maka semakin besar peluang rantai kendor daripada dipakai sendiri.

Kondisi Jalan juga mempengaruhi.

Jangan panik  kalau rantai tiba-tiba kendor ketika kita sedang mengendarai sepeda motor, banyak jalan yang dipenuhi dengan tanjakan dan turunan tajam tajam hingga mempengaruhi beban yang akan mengakibatkan rantai cepat kendor, apalagi kondisi jalan yang berlobang lobang, sampai permukaan jalan  tidak rata atau bergelombang. Kalau pengendara sering menjumpai jalan seperti ini, rajinlah cek kondisi rantai.

Solusi Mengatasi Rantai yang Cepat Kendor

  • Pastikan rantai dikencangkan dengan benar, posisi, tingkat kerengganganya dan kekuatan baut.
  • Lakukan pelumasan dengan Oli Pelumas rantai, untuk membersihkan dahulu debu-debu yang menempel, jangan pakai oli bekas karena malah mengundang kotoran.
  • Cobalah Merubah Gaya Pengendara yang sering akselerasi Cepat

Efek Domino bisa terjadi kalau kita membiarkan rantai kendor,  dan akan cepat aus. Jangan dipotong rantainya agar tidak kendor, dan itu bukan solusi, memotong rantai hanya menambah masalah saja dan sifatnya sementara seperti rantai yang putus di jalan.

Ingat, saat berkendara bukan hanya keamanan anda sendiri. Tapi bisa jadi anda sedang berkendara dengan keluarga, teman anda termasuk pengguna jalan lain. Jadi mari kita aman berkendara untuk anda dan sekitar anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.