5 Cara Perpanjang Passport Secara Online 2020, Jauh Lebih Mudah!

By | 1 Januari 2020

Passport merupakan salah satu dokumen penting yang harus dimiliki jika anda ingin bepergian ke luar negeri. Namun, passport ini memiliki batas waktu pemakaian sehingga harus diperbaharui kembali. Secara umum passport Indonesia dapat dipakai selama 5 tahun baik yang berisikan 24 ataupun 48 lembar.

Oleh karena itu, jika masa berlaku passport akan habis maka segeralah urus untuk perpanjangannya. Anda bisa melakukan prosedur perpanjangan passport sampai 6 bulan sebelum masa berlakunya habis. Jadi, selalu periksa passport anda dan jangan sampai lalai untuk mengurus perpanjangannya.

Passport WNI

Passport Indonesia

Nah, saat ini pihak imigrasi Indonesia telah memberikan pelayanan terbaik agar WNI dapat dengan mudah mengurus pembuatan ataupun perpanjangan passport. Anda dapat melakukannya secara online ataupun offline (dengan mengunjungi kantor imigrasi terdekat) dengan sangat mudah.

Cara Melakukan Perpanjangan Passport Secara Online

Perpanjangan passport bisa dilakukan secara online atau langsung datang ke kantor imigrasi. Jika, anda memiliki banyak waktu maka cukup datangi kantor imigrasi terdekat dari kediaman masing-masing. Namun, jika tidak maka lakukanlah secara online dengan mengunjungi website antrian.imigrasi.go.id.

Adapun langkah-langkah perpanjangan passport secara online adala sebagai berikut:

1. Buka Web Imigrasi

DIRJEN IMIGRASI

Laman Web Imigrasi

Setelah membuka web imigrasi, anda diharuskan untuk melakukan pendaftaran untuk membuat akun. Gunakanlah email google yang aktif ataupun facebook untuk melakukan verifikasi akun tersebut. Setelah itu segera log-in dengan menggunakan akun serta password yang telah anda setting sebelumnya.

Selain itu, anda juga dapat menggunakan aplikasi antrian passport online untuk mengetahui kapan waktu terbaik untuk mengunjungi kantor imigrasi nanti. Namun, proses pengajuan perpanjangan tetap dilakukan melalui website.

2. Isilah Formulir yang Tersedia

Filling the form

Mengisi Formulir Online

Setelah melakukan log-in anda akan diminta untuk mengisi formulir online dengan benar dan sesuai dengan data pribadi masing-masing. Beberapa data yang diminta adalah nama, alamat, tempat serta tanggal lahir, jenis kelamin, status sipil dan lainnya.

Anda juga dapat memilih permohonan untuk membuat passport baru atau perpanjangan. Setelah itu pilih apakah ingin passport yang memiliki 48 atau 24 halaman. Kemudian terdapat pilihan untuk memilih passport biasa atau e-passport. Setelah itu tekan tombol simpan.

Anda bisa melakukan perbaikan sewaktu-waktu selama belum melakukan verifikasi akhir. Oleh karena itu, cek kembali data pribadi anda dan usahakan jangan ada kesalahan karena akan berdampak panjang pada pembuatan ataupun penggunaan passport tersebut nanti.

3. Pilih Waktu Untuk Mengunjungi Kantor Imigrasi

Setelah anda menekan tombol simpan, maka akan muncul halaman yang berisikan pemilihan lokasi kantor imigrasi. Pada tahap ini anda dapat memilih kantor imigrasi mana yang ingin dikunjungi beserta dengan pilihan tanggalnya. Pilihlah kantor imigrasi yang paling dekat dengan domisili masing-masing.

Namun, jika kantor terdekat ternyata berada di luar kota maka perkirakanlah waktu yang tepat untuk berkunjung nanti. Karena kantor imigrasi buka sesuai dengan jam kerja pada umumnya, sehingga tidak bisa didatangi pada waktu libur.

Pada menu ini anda bisa melihat daftar kantor imigrasi beserta jumlah kuotanya. Jika kuota menunjukkan angka 0 maka segera pilih kantor lain atau waktu lain di kantor yang sama. Hal ini diberlakukan agar pengunjung tidak overload sehingga akan menyulitkan para petugas dan berdampak pada pelayanan yang kurang maksimal.

Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus paham bahwa petugas imigrasi juga seorang manusia yang dapat lelah ketika bekerja. Jadi, jika terdapat pelayanan yang tidak maksimal haraplah untuk maklum dan tegurlah dengan baik. Dengan demikian petugaspun akan merespon anda dengan baik.

4. Lakukan Verifikasi Sekaligus Pembayaran

Rupiah

Pembayaran

Setelah semua proses sebelumnya selesai, anda akan harus melakukan verifikasi permohonan. Pada tahap ini terdapat juga rincian biaya yang harus anda keluarkan. Tentunya besaran biaya passport biasa dengan e-passport berbeda, begitu juga dengan banyaknya halaman dimana passport dengan 48 halaman lebih mahal daripada passport dengan 24 halaman.

Adapun rincian biaya passport tersebut antara lain:

Biasa

  • Passport biasa dengan 24 halaman baik baru, rusak masih berlaku dan hilang/rusak karena bencana alam (masih berlaku) Rp 100.000
  • Passport biasa 24 halaman hilang dan masih berlaku Rp 200.000
  • Passport biasa dengan 48 halaman baik baru, rusak masih berlaku dan hilang/rusak karena bencana alam (masih berlaku) Rp 300.000
  • Passport biasa 48 halaman hilang dan masih berlaku Rp 200.000
  • Administrasi bank Rp 5000

e-passport

  • e-passport dengan 24 halaman baik baru, rusak masih berlaku dan hilang/rusak karena bencana alam (masih berlaku) Rp 350.000
  • e-passport  24 halaman hilang dan masih berlaku Rp 800.000
  • e-passport dengan 48 halaman baik baru, rusak masih berlaku dan hilang/rusak karena bencana alam (masih berlaku) Rp 600.000
  • e-passport 48 halaman hilang dan masih berlaku Rp 1.200.000
  • Jasa penggunaan teknologi biometrik Rp 55.000

Setelah melakukan verifikasi, anda harus membayar melalui ATM ataupun Bank BNI. Tentunya terdapat batasan waktu, sehingga anda harus melakukan pembayaran dengan cepat. Setelah selesai, sistem akan bekerja secara otomatis dan memproses permohonan anda.

5. Mengunjungi Kantor Imigrasi

Imigrasi

Kantor Imigrasi

Setelah itu, anda harus mendatangi kantor imigrasi beserta waktu dan tanggal yang telah dipilih sebelumnya. Jangan lupa untuk membawa beberapa berkas seperti passport lama, bukti bayar atau transfer, fotokopi KTP dan KK, akta dan buku nikah (jika punya) dan materai Rp 6000.

Setelah sampai anda harus scan barcode ketika melakukan permohonan perpanjangan untuk memperoleh antrian. Setelah itu anda akan melewati beberapa proses seperti wawancara, verifikasi berkas, pengambilan biometrik (untuk e-passport) serta foto.

Setelah itu, anda akan diberikan bukti untuk pengambilan passport. Karena proses pembuatannya memakan waktu sekitar 3-4 hari. Setelah passportnya selesai, segera datang ke kantor imigrasi tersebut dan serahkan bukti pengambilan dan passport anda telah dapat dibawa pulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.