Perhitungan Penghasilan Driver Grabbike Per Hari, Minggu Dan Bulan 2019

By | 19 Februari 2019

Penghasilan driver Grabbike selama satu bulan sampai saat ini masih menjadi tanda tanya besar dibenak sebagian orang. Khususnya bagi mereka tukang ojek konvensional yang sedang berencana alih profesi menjadi driver ojek online. Jika dihitung-hitung, apakah penghasilan driver grabbike lebih menguntungkan atau mungkin lebih kecil? Inilah pertanyaan yang masih menjadi dilema kebanyakan orang.

penghasilan driver Grabbike

Grabbike adalah pilihan transportasi yang sekarang ini sedang digandrungi oleh seluruh lapisan masyarakat. Kemudahan dan kepraktisannya sukses menarik hati banyak orang, sehingga jumlah konsumennya selalu saja ramai.

Bagi Anda yang bekerja sebagai tukang ojek pangkalan, maka bisa beralih ke ojek online. Jumlah konsumen yang semakin bertambah banyak adalah kesempatan bagus untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

Dibawah ini akan saya jelaskan mengenai sistem gaji, skema bonus, dan penghasilan driver Grabbike per hari, minggu ataupun bulan. Bagaimana, sudah tidak sabar lagi ingin menyimaknya? Langsung dibaca baik-baik postingan singkat berikut.

Sistem Gaji Grabbike 2019

Hal pertama yang wajib diketahui oleh Anda calon driver Grab motor adalah sistem bagi hasil. Penting untuk diketahui, apabila sistem sharing profit yang diberlakukan oleh pihak Grab yaitu 90% mitra driver dan 10% penyedia layanan.

Sehingga, setiap kali Anda berhasil menyelesaikan orderan, maka upah dari penumpang tidak masuk ke kantong Anda seluruhnya. Ada pembagian antara mitra pengemudi dan Grab.

Kita ambil contoh seorang driver Grab motor berhasil menyelesaikan orderan senilai Rp. 40.000. Dalam kasus ini, driver mendapat bagian Rp. 36.000 dan pihak Grab menerima setoran Rp. 4.000.

Bagaimana, apakah Anda sudah paham mengenai sistem gaji grabbike? Selain dari upah orderan, pendapatan sopir Grabbike juga didapat dari insentif jaminan argo dan bonus-bonus tertentu dengan nominal yang sudah ditentukan.

Supaya pendapatan Anda sebagai driver Grabbike kian melejit, maka rajin-rajinlah mengerjakan orderan sebaik mungki. Bersikap ramah kepada penumpang juga menjadi kunci utama kesuksesan Anda, karena bisa menambah nilai rating.

Jika sudah paham, mari kita lanjutkan ke pembahasan selanjutnya mengenai insentif jaminan argo dan bonus.

Skema Bonus Grabbike Terbaru 2019

Di tahun 2019 ini, Grab sudah menetapkan apabila bonus yang akan diterima oleh mitra pengemudi ditentukan oleh total argo ( penghasilan ) dalam sehari.  Semakin banyak orderan yang Anda selesaikan, maka Anda berhak menerima bonus dari Grab dalam jumlah besar. Untuk rincian lengkapnya silahkan disimak pada tabel dibawah.

Bonus Gojek terbaru 2019

Bonus harian diatas tidak diberikan kepada semua mitra pengemudi Grabbike ya. Hanya driver-driver tertentu yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  • Tingkat penerimaan order diatas 80%
  • Rating bintang diatas 4.5
  • Cancel order maksimal 10 kali
  • Driver mampu memenuhi kode etik

Apabila Anda ingin mendapatkan bonus, mulai sekarang perbaiki performa Anda. Jangan lupa selalu bersikap ramah kepada semua penumpang dan menjaga kode etik, demi kenyamanan konsumen dan mempertahankan rating Anda.

Bonus per minggu:

Seperti yang diketahui, apabila bonus Grabbike ditentukan dari berapa banyaknya penghasilan yang didapat. Sehingga, sejak awal Anda bisa membuat target berapa bonus mingguan yang ingin didapat. Misalkan target bonus Anda adalah Rp. 300.000.

Berarti, dalam sehari Anda wajib memperoleh penghasilan driver Grabbike sebesar Rp. 175.000. Untuk tarif jarak pendek, Grab telah mematok harga Rp. 2.300/kilometer. Jadi, untuk mendapat bonus Rp. 300.000 Anda harus menyelesaikan orderan 76 KM. Wow, lumayan berat juga ya!

Bonus per bulan:

Tidak jauh berbeda dengan skema bonus per minggu, Anda tinggal mengalikan bonus per hari sebanyak 30. Semisal bonus Anda per hari adalah Rp. 14.000, maka per bulan Anda mendapat Rp. 420.000.

Insentif jaminan argo

Selain memberi bonus kepada mitra pengemudi mereka, Grab juga menawarkan insentif jaminan argo bagi driver Grabbike yang beroperasi di Jabodetabek. Agar lebih jelas mengenai insentif jaminan argo, silahkan lihat dibawah ini:

  • Jam non-sibuk: Rp. 11.000
  • Jam sibuk: Rp. 12.000
  • Jam super sibuk pagi: Rp. 13.000
  • Jam super sibuk sore: Rp. 13.0000

Jaminan argo diberikan kepada mereka yang seringkali mendapatkan orderan jarak dekat dengan tarif dibawah Rp 11.000 – Rp. 13.000. Sekedar informasi, apabila minimal argo Grabbike saat ini adalah Rp. 7.000. Sehingga Anda tidak bisa melakukan order dibawah 3 km yang nilai argonya kurang dari Rp. 7.000.

Dengan adanya insentif jaminan argo, maka driver Grabbike berkesempatan untuk mendapat penghasilan lumayan besar walaupun orderan jarak dekat.

Penghasilan Driver Grabbike Per Hari

pendapatan sopir Grab motor

Andrian adalah seorang driver Grabbike yang beroperasi di Jabodetabek. Pada hari Senin, Andrian memutuskan untuk nongkrong di kawasan perkantoran yang sibuk. Benar saja, pada hari itu ia berhasil mendapatkan sebanyak 10 orderan.

3 orderan pertama berhasil ia lakukan di jam super sibuk pagi. Aktifitas mengemudinya dilanjutkan dengan menyelesaikan 3 orderan saat jam sibuk siang dan 4 orderan sisanya dilakukan pada sam super sibuk sore hari.

Karena Andrian menyelesaikan orderan di jam sibuk dan super sibuk, maka ia berhak mendapatkan insentif jaminan argo. Perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • 3 x Rp. 13.000 = Rp. 39.000
  • 3 x Rp. 12.000 = Rp. 36.000
  • 4 x Rp. 13.000 = Rp. 52.000

Jadi, total pendapatan Andrian adalah Rp. 127.000. Ini masih dibagi dengan persentase 80% Andrian dan 20% pihak Grab. Kesimpulannya, pada hari Senin Andrian berhasil mendapat profit bersih Rp. 101.600.

Jangan lupa, penghasilan driver Grabbike per hari  masih ditambahi dengan bonus. Karena total argo Andrian adalah Rp. 127.000 maka ia berhak mendapat bonus Rp. 25.000.

Sehingga Andrian mendapat Rp. 101.600 + Rp. 25.000 = Rp. 126.600.

Pendapatan Driver Grabbike Per Minggu

Joni adalah driver Grabbike di Jabodetabek yang bekerja 6 hari selama satu minggu. Dalam sehari, Joni menyelesaikan 15 orderan dengan rincian:

  • 5 orderan jarak 4 kilometer ( jam non sibuk )
  • 3 orderan jarak 5 kilometer ( jam non sibuk )
  • 4 orderan jarak 3 kilometer ( jam non sibuk )
  • 3 orderan 4 kilometer ( jam super sibuk

Adapun rincian biayanya adalah:

5 orderan x Rp. 11.000  = Rp. 55.000

5 kilometer x Rp. 2.300 x 3 = Rp. 34.500

4 orderan x Rp. 11.000 = Rp. 44.000

3 orderan x Rp. 13.000 = Rp. 39.000

Total penghasilan driver Grabbike per hari adalah Rp. 172.500. Ini masih dibagi persentase 80%, sehingga profit bersih adalah Rp. 138.000. Bonus yang berhak didapat sebesar Rp. 25.000, jadi totalnya Rp. Rp. 163.000.

Selama 6 hari kerja, Joni berhasil mengumpulkan pendapatan sebanyak Rp. 978.000.

Pendapatan Driver Grabbike Per Bulan

Penghasilan driver Grabbike selama satu bulan tinggal mengkalikan pendapatan per hari atau per minggu saja. Dalam contoh diatas, jumlah penghasilan Andrian selama 30 hari full kerja adalah Rp. 3.780.000 dan Joni Rp. 3.912.00 dengan libur 1 hari per minggu.

Baiklah, mungkin cukup sampai disini dulu postingan singkat mengenai skema penghasilan driver Grabbike per hari, minggu dan bulan. Semoga bisa menjadi referensi bagi Anda semua, para calon mitra pengemudi Grab moto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.