2 Cara Ampuh Lapor Order Fiktif Grab (Opik)? Nih Solusinya!

By | 2 April 2019

Masih banyak yang belum tau mengenai bagaimana cara lapor order fiktif grab. Namun sebelum itu, anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai apa yang dimaksud dengan order fiktif grab (opik). Order fiktif grab terjadi ketika driver melakukan kecurangan dengan cara menggunakan aplikasi map palsu, jadi seolah-olah sang pengemudi tersebut menerima orderan. Padahal nyatanya tidak.

Cara lapor order fiktif grab

Loh, memangnya hal seperti itu bisa ya dilakukan? Eits, jangan salah di zaman serba modern seperti saat ini apapun bisa kita lakukan termasuk memalsukan orderan ojek online. Jelas, hal seperti ini tidak boleh ditirukan oleh siapapun. Karena sudah termasuk pelanggaran yang cukup berat. Bahkan bagi yang malakukan Pelanggaran seperti itu bukan tidak mungkin bakal berurusan dengan jeruji besi.

Grab Luncurkan Program “Grab Lawan Opik”

Grab lawan Opik

Eits, Opik di sini yang dimaksud bukanlah penyanyi lagu islami itu ya, tetapi merupakan sebuah singkatan untuk “Order Fiktif” yang di atas sudah sedikit saya singgung. Mengetahui adanya fenomena dan kejadian tersebut, perusahaan grab langsung turun tangan dan menaruh perhatian, salah satunya dengan mengadakan program “Grab Lawan Opik”.

Program ini diadakan dengan tujuan mendukung dan melindungi mitra pengemudi Grab dari kecurangan, dan memastikan bahwa mereka mendapatkan penghasilan yang adil. Bahkan pihak grab telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberantas para pelaku yang terbukti melakukan tindakan curang.

Grab memilik sistem yang dapat mendeteksi resiko dan juga kecurangan. Tak hanya sekadar itu saja, sistem grab juga mampu mengidentifikasi hacker dan mitra pengemudi yang mencoba mencurangi sistem. Grab merupakan satu-satunya platform penyedia layanan transportasi on-demand yang menindak tegas para pelaku yang telah terbukti melakukan order fiktif.

Polda Metro Jaya Berhasil Menangkap Pelaku Order Fiktif

Program “Grab Lawan Opik” merupakan bagian dari komitmen Grab guna menyediakan layanan dan platform transportasi teraman tidak hanya bagi penumpangnya saja, tetapi juga bagi para mitra pengemudinya. Bahkan sudah ada para pelaku kejahatan yang telah ditangkap  oleh Polda Metro Jaya karena secara tidak sah mengakses aplikasi Grab dan menjalankan operasi opik, menggunakan Fake GPS atau yang dikenal sebagai GPS Palsu atau Fake Maps.

Bukan hanya Polda Metro Jaya saja, Polda Sulawesi Selatan juga berhasil menangkap para sindikat yang telah terbukti melakukan orderan fiktif dengan berbagai modus. Tentu saja tindakan tegas ini merupakan suatu hal yang berdampak positif dan dimana jika dibiarkan begitu saja mengakibatkan kerugian finansial kepada perusahaan dan para mitra pengemudi grab.

Grab Mampu Atasi Kecurangan Hingga Berkurang 80%

Sejak diluncurkan pertama kali pada tahun  2017, kampanye ‘Grab Lawan Opik!’ diklaim telah mampu dan juga  berhasil mengurangi tindakan kecurangan hingga 80% serta bisa mengungkap beberapa sindikat besar di berbagai wilayah di pelosok Nusantara. Bukan sekadar itu saja, tetapi grab juga melakukan aksi nyata lainnya yakni dengan meluncurkan fitur-fitur baru yang berguna untuk melindungi pendapatan mitra pengemudi grab dari segala bentuk kecurangan. Adapun fitur-fitur yang dimaksud adalah Passenger No Show, 30 Seconds Cancellation dan Automatic Bookings.

Menurut Tri Sukma Anreianno, Head of Public Affairs Grab Indonesia, ketika berbicara di diskusi publik INDEF mengenai tindak kecurangan di industri ride-hailing. Beliau mengklaim bahwa platform Grab mempunyai kemampuan dua kali lebih tangguh menghadapi tindak kecurangan dibandingkan platform kompetitor sejenis. Maka dari itu, menurut Tri, penggunaan teknologi terbaru dan dipadukan kolaborasi dengan pihak berwajib, Grab berharap  dapat mengurangi dan melacak pelaku tindak kecurangan dalam platform grab.

Cara Melaporkan Order Fiktif Grab

Dan apabila driver mengalami kejadian seperti itu sudah seharusnya tidak dibiarkan begitu saja, perlu adanya tindakan agar kejadian serupa tak terjadi lagi dikemudian hari. Mengenai hal ini, anda sebagai mitra grab bisa melakukan pelaporan bahwa terjadi order fiktif kepada pihak perusahaan. Bagaimana cara melaporkannya? Berikut ini adalah penjelasannya :

Cara Lapor Order Fiktif Grab 1

  • Pastikan koneksi internet benar-benar lancar. Agar semua bisa berjalan dengan lancar.
  • Silakan kunjungi link berikut ini.
  • Isi data-data yang tersedia (nama, nomor ponsel, email, kota, layanan, kategori, pelaku kecurangan, informasi pelaku kecurangan, kode booking yang dicurigai, plat nomor pelaku, dan juga cerita kejadian atau kronologisnya.
  • Dan yang terakhir upload bukti driver yang sudah melakukan kecurangan dan klik kirim.
  • Dengan begitu, pihak grab akan berusaha menindaklanjutinya.

Cara Lapor Order Fiktif Grab 2

Ternyata order fiktif juga memiliki makna lain. Untuk yang kedua ini kesalahannya justru bukan dari sang mitra, melainkan dari calon penumpang itu sendiri. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Adapun order Fiktif yang dimaksud dalam hal ini adalah suatu kondisi dimana seorang driver telah menerima orderan dan sudah melakukan penjemputan, namun sang calon penumpang justru tidak berada di lokasi.

Hal tersebut bisa dilakukan secara tidak sengaja dan sengaja. Tidak sengaja terjadi ketika orang tersebut sudah memesan grab, tetapi sebelum sang pengemudi datang ternyata ia sudah dijemput orang lain. Namun tidak melakukan pembatalan pesanan sehingga membingungkan driver. Selain itu, ada juga orang yang memang sengaja menghilangkan jejak agar sang mitra gagal mendapatkan orderan dan dapat menurunkan performanya. Untuk melaporkan kejadian seperti itu, anda bisa melakukan langkah-langkah berikut ini :

  • Pastikan Anda memiliki koneksi internet yang lancar dan juga  stabil.
  • Langkah selanjutnya, pilih alasan “PENUMPANG TIDAK MUNCUL”. Namun pilihan ini hanya akan terlihat setelah Anda menunggu minimal 10 menit di titik jemput.
  • Tak hanya 1 kali saja, anda bisa menggunakan fitur ini maksimal 5 kali dalam sehari.

Dengan adanya kedua fitur tersebut membuat anda tidak harus menghubungi customer service untuk melakukan pelaporan order fiktif. Jadi tak perlu khawatir apabila suatu saat anda mengalami kejadian yang serupa. Langsung terapkan petunjuk cara lapor order fiktif grab seperti yang sudah dijelaskan di atas dan pihak grab langsung memprosesnya.

Penutup

Bahkan, Grab bakal memberikan hadiah hingga dengan US $1.000 kepada siapa saja yang berhasil dan melaporkan setiap tindakan dan kecurangan yang berpotensi mengganggu sistem aplikasi grab ataupun hal-hal lain yang berhubungan. Namun tentunya semua bergantung dari seberapa berat kasus yang dilaporkan tersebut.

Pengelompokan tergantung pada apakah kasus tersebut baru pertama kali terjadi, sudah terjadi berkali-kali ataukah tergantung dari seberapa parahnya dampak kecurangan terhadap sistem grab. Perusahaan grab juga  berhak menentukan nilai pembayaran atas kasus-kasus yang dilaporkan. Keputusan tersebut bersifat final dan Grab tidak melayani kembali pertanyaan lebih lanjut tentang kasus kecurangan atau penipuan yang telah diselesaikan. Anda harus membuat laporan baru lagi.

Kejahatan, penipuan, Kecurangan memang tidak bisa kita prediksi kapan datangnya. Namun dengan lebih berhati-hati maka paling tidak kejadian tersebut bisa diminimalisir. Mari kita dukung program “Grab Lawan Opik” agar tidak ada lagi korban-korban selanjutnya. Akhir kata, demikian informasi yang dapat sampaikan mengenai cara lapor order fiktif, semoga bermanfaat dan bisa membantu anda. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.