Bisa Ngga Ya Kira-Kira Buat SKCK Hari Sabtu? Ini Jawabannya!

By | 4 Januari 2020

Dalam dunia pekerjaan saat ini banyak sekali syarat yang harus dipenuhi bila kita ingin melamar atau berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. Salah satu syarat yang banyak diminta penyedia kerja adalah SKCK (Surat Catatan Kepolisian).

Bukan hanya di dalam dunia kerja, tetapi bila kita sedang ada keperluan ke luar negeri misalnya untuk belajar atau menuntut ilmu, ataupun juga bekerja, maka persyaratan ini kerap juga dilontarkan pihak yang bersangkutan.

Pengurusan SKCK

Pengurusan SKCK

SKCK ini adalah surat tanda bukti bahwa warga yang bersangkutan adalah warga negara yang baik dan tidak pernah terlibat masalah yang terkait dengan hukum. Bisa disebut juga sebagai tanda bukti kelakuan baik.

Masa berlaku SKCK ini tidaklah lama. Sejak diterbitkan dokumen ini berlaku selama 6 bulan. Diluar itu dokumen ini bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dengan proses yang mudah. Beberapa tahun ini sudah diberlakukan proses pengurusan SKCK dengan lebih simpel dan hemat waktu. Para warga negara yang hendak mengurus SKCK bisa lebih cepat daripada pengurusan sebelumnya.

Pengurusan SKCK

Dua tahun lalu tepatnya bulan oktober 2018 pengurusan dokumen ini masih terbilang sulit. Hal ini dikarenakan SKCK hanya bisa diurus di Polsek atau Polres setempat saja.

SKCK tidak bisa diurus selain daripada dua tempat diatas. Sedangkan untuk prosesnya sendiri lumayan memakan waktu lama. Apabila persyaratannya sudah dibawa calon yang mengurus SKCK, bisa jadi prosesnya seharian, mulai pagi hingga siang atau sore hari.

Baca juga : Cara memperpanjang SKCK 2020

Cara Pembuatan SKCK Baru Di Polsek atau Polres

Sudah barang tentu untuk mengurus SKCK ini memerlukan berkas yang detail dan lengkap. Berkas ini adalah berkas catatan warga yang mengurusnya. Berkas ini terdiri dari beberapa macam, baik yang memang sudah dimiliki atau ada juga yang perlu diurus ulang.

1. Surat Pengantar Kelurahan

 Surat Pengantar Kelurahan

Dokumen awal yang harus diurus adalah surat pengantar dari Kelurahan. Surat ini ternyata tidak bisa semerta-merta langsung di dapatkan di Kecamatan, tetapi harus melalui beberapa surat pengantar lagi.

Untuk menjadi satu surat pengantar kelurahan maka warga harus mengurus terlebih dahulu surat pengantar ke RT, surat ini nantinya akan dikeluarkan oleh RT dan ditujukan kepada ketua RW. Dari ketua RW nantinya akan menerbitkan kembali surat pengantar yang ditujukan ke kelurahan.

Isi dari surat pengantar ini adalah keterangan bahwa yang bersangkutan adalah benar warga Desa tersebut dan memang benar tidak pernah terlibat perkara buruk dan sedang meminta pengurusan SKCK untuk tujuan yang dimaksudkan dalam surat.

2. Dokumen Kelengkapan Pribadi

 

Dokumen Pribadi

Dokumen Pribadi

Selain daripada surat pengantar, maka kelengkapan lainnya yang seharusnya sudah dimiliki warga tersebut adalah dokumen-dokumen penjelas pribadi. Dokumen tersebut tidak perlu asli tetapi bisa berupa fotokopi saja, dokumen tersebut antara lain :

    1. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
    2. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
    3. Fotokopi Akta Kelahiran / Ijazah Terakhir
    4. Pas foto sopan dan rapi ukuran 4×6 dengan latar belakang foto warna merah sebanyak 6 lembar

Proses Pengurusan SKCK

Proses Pengurusan SKSC

Proses Pengurusan SKSC

Setelah semua kelengkapan berkas sudah Anda bawa, selanjutnya bisa langsung menuju ke loket pengurusan yang ada di Polsek atau Polres. Sebagai tambahan informasi, ada jenis warna map yang harus disiapkan untuk bundling dokumen yang sudah Anda siapkan. Map kertas tersebut bisa Anda peroleh pada kantin atau took stationary yang ada di Polsek / Polres terkait.

Bagi Anda yang baru pertama kali mengurusnya dan belum memiliki file sidik jadi maka Anda harus melengkapi terlebih dahulu form sidik jari. Form ini bisa Anda dapatkan di Polsek tempat Anda berada. Setelah itu dari pihak Polsek akan membuatkan surat pengantar ke Polres.

Pembuatan sidik jadi ini dilakukan di Polres. Waktu prosesnya tidak begitu lama bila antriannya normal. Disini Anda akan diminta untuk cap sidik jadi menggunakan tangan kanan dan kiri Anda.

Waktu Pengurusan SKCK

Waktu Pengurusan SKCK

Waktu Pengurusan SKCK

Untuk mengurus dokumen ini bisa dilakukan dari hari senin sampai hari sabtu. Ada Batasan jam pelayananannya juga untuk mengurusnya. Untuk hari senin sampai jumat jam pelayananannya pada pukul 08:00 sampai dengan 15:00. Untuk hari sabtu lebih singkat yaitu pukul 08:00 sampai pukul 11:00 saja. Lebih bijak dalam memilih waktu dan jam untuk pengurusan dokumen ini sehingga prosesnya bisa selesai dalam waktu singkat.

SKCK Online

SKCK Online

SKCK Online

Saat ini pihak kepolisian sudah menerapkan improvement baru dimana warga bisa memproses SKCK secara online. Bila dilihat dari proses awal yang manual, proses online ini lebih praktis dan singkat. Tetap untuk dokumen pendukung harus disiapkan sebagai dokumen bukti legal yang sah saat pengambilan SKCK di Polres setempat.

Dokumen yang harus disiapkan dalam pengurusan SKCK Online ini antara lain :

  1. Scan KTP
  2. Scan kartu keluarga
  3. Scan Akta kelahiran
  4. Scan pas foto 4×6 sebanyak 6 PCs
  5. Scan paspor bagi Warga Negara Indonesia yang akan keluar negeri baik dalam rangka melanjutkan Pendidikan, kunjungan dalam rangka rekreasi, atau untuk penerbitan visa.

Secara online ini pengambilannya juga sudah diatur sedemikian rupa sehingga kita bisa mengatur waktu yang pas saat pengambilannya. Bila registrasi dilakukan sebelum pukul 08:00 maka surat tersebut bisa diambil sampai dengan pukul 14:00 pada hari yang sama. Jangan lupa untuk menunjukkan kode registarasi dan juga kelengkapan dokumen yang diperlukan saat pengambilan SKCK.

Langkah-Langkah Membuat SKCK Online

Langkah Membuat SKCK Online

Langkah Membuat SKCK Online

Proses SKCK dapat dilakukan secara online, lebih mudah dan praktis, berikut untuk tahapan dari pembuatan SKCK Online ini:

  1. Masuk ke web “skck.polri.go.id” lalu silahkan pilih menu formulir online, lalu klik next untuk menuju pada langkah selanjutnya
  2. Silahkan isi data pribadi Anda pada form ini, yang perlu diisi disini meliputi :
  3. Nama
  4. NIK
  5. Wilayah Polres dan lain-lain sampai pada uploading foto
  6. Isi nama Ayah kandung dan Ibu kandung, alamat domisili saat ini, pekerjaan, dan nama saudara kandung Anda.
  7. Isi data terkait riwayat Pendidikan Anda meliputi nama sekolah,kota, serta tahun lulus Anda.
  8. Isi pertanyaan terkait pernah tidak Anda terlibat kasus pidana
  9. Isi pernyataan kenapa Anda membuat SKCK ini, disana ada beberapa pilihan yaitu Pendidikan, pekerjaan, dan lainnya
  10. Bagian terakhir adalah bagian finish proses

Setelah itu Anda akan mendapatkan kode dan juga nomor registrasi, yang nantinya akan Anda bawa ke Polsek atau Polres untuk ditukarkan dengan dokumen aslinya.

Jangan lupa untuk membawa dokumen pendukung saat pengambilan, karena saat pengambilan dokumen asli akan dilakukan validasi data yang sudah di input dengan surat atau fotokopi dokumen yang sudah kita persiapkan.

Berbusanalah yang rapi dan sopan saat berkunjung ke Polsek atau Polres agar mendapat pelayanan yang baik dan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.