Bisa Ngga Bikin SKCK Tanpa Akta Kelahiran? Ini Jawabannya!

By | 5 Januari 2020

SKCK adalah dokumen yang paling sering di syaratkan untuk berbagai keperluan yang bersifat syarat wajib untuk mengetahui baik tidaknya seseorang. SKCK ini biasanya diminta oleh beberapa penyedia kerja sebagai persyaratan mutlak.

Penyedia kerja mensyaratkan adanya SKCK agar benar-benar yakin bahwa calon karyawannya bebas dari kasus jelek di waktu sebelumnya. Karena dengan adanya catatan yang buruk maka ada juga potensi negatif yang mungkin bisa di timbulkan si karyawan tersebut.

Proses SKCK

Proses SKCK

Bukan hanya sebagai dokumen pelengkap mengajukan lamaran kerja, tetapi beberapa hal yang bersifat legal juga membutuhkan persyaratan ini. Contohnya adalah bila kita ingin melanjutkan pendidikan di luar negeri. Mungkin juga kegiatan pergi ke luar negeri dalam rangka khusus yang mempersyaratkan adanya surat keterangan kelakuan baik.

Dalam implementasinya ternyata SKCK ini pembuatannya cukup memerlukan dokumen pendukung yang banyak dan detail. Salah satunya adalah dokumen akta kelahiran yang menerangkan dimana dan kapan kita dilahirkan. Apakah Akta ini perlu untuk pengajuan SKCK atau bisa dilewatkan sebagai syarat pengajuan SKCK, mari kita simak lebih mendetail ulasannya.

Pengurusan SKCK

Proses SKCK

Proses SKCK

Pada 1 Oktober 2018 pengurusan SKCK masih bisa dibilang klasik dan rumit karena prosesnya yang panjang dan dokumen yang dibutuhkan cukup banyak. Terlebih lagi pengurusan SKCK ini hanya bisa dilakukan di Polsek atau di Polres saja, dan belum bisa diurus selain daripada lokasi diatas.

Untuk progresnya sendiri terbilang tidak lama apabila Anda berada pada antrian awal, tetapi dengan banyaknya yang mengajukan juga membuat waktu tunggunya juga lebih lama. Untuk estimasi pengurusan sendiri bisa memakan waktu 5 jam an, hal itu juga plus waktu melengkapi dokumen, waktu tunggu, pengurusan sidik jadi dan lain sebagainya.

Bila Anda termasuk yang tidak sedang dalam antrian panjang bisa jadi hanya memakan waktu 2 jam an saja.

Bagaimana Pembuatan SKCK Di Polsek atau Polres

 Syarat utama yang harus disiapkan saat akan melakukan pengurusan SKCK ini adalah kelengkapan berkas. Banyak sekali berkas yang harus disiapkan dan dilengkapi. Berkas ini sendiri terdiri dari berkas yang berkaitan dengan data diri dan juga berkas personal.

Ada juga berkas yang digunakan sebagai pengantar ke tempat selanjutnya. Untuk lebih jelasnya apa saja berkas yang diperlukan, mari kita simak ulasan dibawah ini :

1. Surat Pengantar Dari Kelurahan

 

Surat Pengantar Kelurahan

Surat Pengantar Kelurahan

Dokumen pertama yang perlu di siapkan adalah surat pengantar dari Kelurahan untuk ke Polsek. Surat ini tidak serta merta langsung bisa kita urus di Kelurahan karena harus mengurus dulu di ketua RT tempat kita berada. Dari RT ini akan menerbitkan surat rekomendasi dan juga surat pengantar yang ditujukan ke ketua RW.

Ketua RW selanjutnya akan membuat surat pengantar lagi ke Kelurahan. Di Kelurahan inilah nantinya akan dikeluarkan surat pengantar Desa yang berisi bahwa Anda adalah warga sah dan tidak dalam kasus negatif yang berurusan dengan hukum. Surat ini nantinya akan berfungsi sebagai surat pengantar ke Polsek / Polres.

2. Dokumen Pribadi

Dokumen Pribadi

Dokumen Pribadi

Dokumen pendukung milik pribadi juga diperlukan dalam pembuatan SKCK ini. Dokumen tersebut sebagai dokumen syarat agar SKCK kita bisa terbit. Tidak hanya 1 dokumen saja ternyata, tetapi ada beberapa dokumen untuk meyakinkan bahwa kita adalah warga negara yang sah secara hukum. Dokumen tersebut antara lain :

    1. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
    2. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
    3. Fotokopi Ijazah Terakhir / Akta kelahiran
    4. Pas foto ukuran 4×6 dengan latar belakang foto warna merah sebanyak 6 lembar

Mekanisme Pelayanan SKCK

Mekanisme SKCK

Mekanisme SKCK

Dengan dasar UU no. 2 tahun 2012 tentang Polri, PP no. 60 tahun 2016 tentang penerimaan negara bukan pajak, dan Perkap no. 18 tahun 2014 tentang tata cara penertibanSKCK maka diberlakukanlah tahapan pengurusan SKCK sebagai berikut.

1. Pemohon datang sendiri membawa berkas ke Polsek / Polres

Untuk jenis ini ada 2 hal yaitu pemohon baru dan juga yang melakukan perpanjangan. Untuk pemohon baru harus memperhatikan syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Memenuhi dokumen fotocopy KTP
  2. Memenuhi dokumen fotocopy KK
  3. Foto 4×6 sebanyak 4 lembar
  4. Dokumen sidik jari
  5. Mengisi form ceklis

Sedangkan untuk perpanjangan yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Membawa SKCK lama
  2. Foto 4×6 sebanyak 4 lembar
  3. Fotocopy KTP

Setelah itu pemohon diharapkan datang ke loket untuk menyerahkan berkas yang sudah disiapkan sebelumnya. Mohon agar diperiksa dengan teliti pada tahap ini karena bila berkas yang dibawa ternyata tidak lengkap, maka akan diminta untuk melengkapinya kembali.

2. Setelah itu akan memasuki proses penelitian oleh pihak Polsek / Polres. Pada proses ini akan dilakukan kroscek data yang ada dengan dokumen yang dibawa. Pengecekan ini akan lebih menitik beratkan apakah pemohon pernah mengikuti oraganisasi terlarang atau tidak. Apabila pemohon ada indikasi terlibat dalam suatu kasus yang berbau negatif, maka akan diproses lebih lanjut disertai catatan keterlibatan.

3. Setelan itu adalah proses penerbitan. Dalam proses ini akan dilakukan pengetikan terhadap semua source yang sudah ada sebelumnya. Disini aka nada arsip berupa lembar putih yang nantinya akan diserahkan kepada pemohon untuk di cek kembali. Tujuannya disini adalah kontrol kedua dari user apabila terdapat kesalahan pengetikan sehingga bisa dilakukan revisi lagi kepada petugas. Apabila sudah clear, maka akan segera dilakukan pencatatan atau register dalam buku register SKCK.

4. Proses sudah selesai, pemohon bisa menuju loket untuk mengabil berkas. Berkas yang diambil pemohon ini nanti berwarna kuning. Untuk berkas lainnya akan menjadi arsip petugas.

 

Resume

Pelayanan SKCK

Pelayanan SKCK

Membuat SKCK ternyata tidak mudah juga, banyak sekali persyaratan yang harus dipenuhi. Banyak sekali kontrol yang harus dijalani, tetapi itu semua memang diharuskan agar SKCK itu sendiri bisa berkualitas dan menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

Proses SKCK ini bisa dilakukan dari hari senin sampai hari sabtu, seperti penjabaran diatas bahwa hanya ada perbedaan waktu prosesnya saja. Pada hari senin sampai jumat petugas hanya bisa melayani pada pukul 08:00 sampai dengan 15:00, sedangkan di hari sabtu relatif lebih pendek yaitu pada pukul 08:00 sampai pukul 11:00 saja.

Untuk persyaratannya ternyata bisa tanpa menggunakan akta kelahiran, akta kelahiran ini bisa di substitusi dengan ijazah juga. Tetap seperti persyaratan yang tertulis bahwa hanya 4 dokumen saja yang menjadi kewajiban untuk dipenuhi yaitu :

  1. Memenuhi dokumen fotocopy KTP
  2. Memenuhi dokumen fotocopy KK
  3. Foto 4×6 sebanyak 4 lembar
  4. Dokumen sidik jari
  5. Mengisi form ceklis

dan untuk perpanjangan hanya diwajibkan :

  1. Membawa SKCK lama
  2. Foto 4×6 sebanyak 4 lembar
  3. Fotocopy KTP

Semoga bermanfaat dan bisa menjadi acuan saat melakukan pengurusan SKCK nantinya. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.